Search

UIII akan Jadi Destinasi Mahasiswa dan Dosen Internasional

UIII diproyeksikan sebagai pusat studi Islam Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Universitas Islam Internasional Indonesia akan dipenuhi dengan mahasiswa dan dosen internasional. Beroperasi 2020, UIII akan membuka tujuh fakultas yaitu studi kajian Islam, ilmu sosial humanoria, ekonomi Islam, sains dan teknologi, pendidikan, arsitektur, dan seni.      

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof Kamaruddin Amin, menuturkan cita-cita awal berdirinya UIII yakni keinginan yang tinggi akan lahirnya perguruan tinggi bertaraf internasional dan mampu menjadi destinasi studi Islam dunia. 

“Kampus ini juga diproyeksi mempu perepresentasikan Indonesia, atau bisa memperkenalkan Indonesia di kancah internasional,” kata dia di Jakarta, Sabtu (21/12).

Jadi mahasiswa-mahasiswa asing dari berbagai negara, baik dari Dunia Islam maupun Eropa dan Amerika yang akan melakukan penelitian ke Indonesia, kata dia, akan datang ke kampus ini, juga untuk melakukan studi di sini. “Oleh karena itu dosen-dosen dan juga mahasiswanya internasional," ujar dia.  

Dengan begitu, lanjut dia, tujuan akhir dari berdirinya UIII yakni menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban dunia Islam pada masa yang akan datang. "Itu adalah tujuan idealnya, atau ultimate goal dari pendirian kampus ini," kata dia.

Kampus yang berdiri di lahan seluas 142,5 hektare ini didesain sedemikian rupa sehingga menjadi ikonik di mata dunia, dimana selain bangunan-bangunannya memiliki keindahan dan dapat dijadikan destinasi wisata akademik, dari sisi tradisi keilmuan UIII juga memiliki cirinya sendiri. 

Kampus yang berlokasi di Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok ini dibagi tiga zona. UIII nantinya akan diisi berbagai bangunan ikonik mulai dari zona satu yang berisi Gedung Rektorat, Masjid, Perpustakan, Gedung Fakultas, Infrastruktur Kawasam, Lansekap dan Ruang Terbuka Hijau, Echo Sanctuary Park. 

Zona dua diisi bangunan kampus yang megah dan zona tiga terdiri dari kawasan fakultas dan pusat kajian, di zona tersebut juga terdapat pusat peradaban seperti museum, pertunjukan seni dan budaya islam serta gedung serba guna.

UIII akan mengkombinasikan sejumlah tradisi keilmuan atau kesarjanaan yang tengah berkembang di berbagai belahan dunia, seperti di Mesir, Maroko, Tunisia, atau di Arab Saudi dan Madinah. 

Tradisi keilmuan dari negara-negara Timur Tengah tersebut bisa didapatkan di kampus ini. Disamping itu, tradisi keilmuan barat juga diimplementasikan di UIII, dengan begitu berbagai tradisi keilmuan dikombinasikan sehingga dapat melahirkan tradisi keilmuan khas UIII.  

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/35IBiuB

December 21, 2019 at 08:33AM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "UIII akan Jadi Destinasi Mahasiswa dan Dosen Internasional"

Post a Comment

Powered by Blogger.