
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkeinginan untuk adanya penguatan sektor budidaya di Kementeriannya. Karena itu, Edhy pun meminta jajarannya berani berpikir di luar kebiasaan demi mewujudkan keinginan presiden.
"Budidaya ini sangat diharapkan presiden untuk memutus masalah. Kita tidak bisa mengatasi masalah seperti biasanya. Kita harus out of the box," ujar Edhy di ruang rapat Gedung Mina Bahari IV, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (23/3).
Edhy mengaku, telah memiliki transformasi arah kebijakan pembangunan perikanan budidaya. Kata dia, kebijakan sektor budidaya dari yang semula berorientasi pada peningkatan produksi kini diubah menjadi pembangunan budidaya yang berkelanjutan dan berdaya saing.
"Perubahan paradigma tersebut juga tetap mempertimbangkan potensi dan daya dukung lingkungan, ekonomi, dan sosial di wilayah pengelolaan perikanan budidaya," kata Edhy.
Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto memaparkan, strategi pembangunan perikanan budidaya 2020 sampai 2024 memiliki empat aspek. Yakni peningkatan produksi, peningkatan kesejahteraan, pengelolaan kawasan berkelanjutan dan integrasi lintas sektor.
Di antara komoditas unggulan yang masuk dalam fokus perikanan budidaya ialah udang, rumput laut, lobster, ikan patin, ikan hias, ikan sidat serta magot.
"Target produksi lobster dari Rp 330 miliar pada 2020 menjadi sebesar Rp 1,73 triliun pada 2024. Volume produksi lobster dari 1.377 ton di 2020 menjadi 7.220 ton pada 2024," ucap Slamet.
Slamet menambahkan, untuk masyarakat perkotaan, jajarannya akan fokus pada budidaya ikan hias. Pengelolaan usaha budidaya ikan hias akan dilakukan dalam bentuk klaster, di mana skala ekonomi satu klaster minimal 10 kelompok dengan masing-masing 6 paket.
"Visi perikanan budidaya ke depan ialah peningkatan ekspor, ketahanan pangan dan lapangan pekerjaan," kata Slamet.
https://ift.tt/39alvpz
March 24, 2020 at 07:51AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Jokowi Minta Edhy Benahi Sektor Budidaya"
Post a Comment